Postingan

Menampilkan postingan dengan label DWARAPALA

REFLEKSI SOEMPAH PEMOEDA PRAMUKA UIN SATU TULUNGAGUNG.

Gambar
Kamis (28/10/2021) diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. DWARAPALA, sebuah lembaga kajian diskusi sejarah, budaya, dan literasi yang dinaungi oleh Pramuka UIN SATU Tulungagung ikut berpartisipasi dalam peringatan sumpah pemuda tahun ini. Gebyar Sumpah Pemuda Kabupaten Tulungagung Refleksi Kepemudaan dengan tema "Pemuda Piandel Nagari"  yang diselenggarakan oleh Afiliasi Pemuda Tulungagung, menjadi momen yang sakral untuk Pemuda Tulungagung. Tidak ketinggalan dalam momentum yang berharga ini, Sebagai Pramukawan sekaligus menjadi Mahasiswa juga harus mengambil momen sekaligus merefleksikan makna dari sumpah pemuda itu sendiri. Muhammad Nasrudin, salah satu Staf DWARAPALA mengungkapkan "Sebagai pemuda harus berkontribusi aktif untuk masa depan Negara. Pemuda merupakan ujung tombak dari masa depan sebuah Negara. Sebagai generasi penerus Bangsa", ujar Annas Malam Sumpah Pemuda merupakan refleksi dimana pemuda harus bersatu untuk menuju Indonesia emas. Ketua Asosiasi Ma...

Pramuka UIN SATU Tulungagung Memperingati HSN 2021 dengan Bedah Buku dan Diskusi

Gambar
Peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum yang ditungu-tunggu pada Bulan Oktober ini. DWARAPALA (Diskusi Wawasan Pramuka Pandega Lingkar Pena) yang dinaungi oleh Pramuka UIN SATU Tulungagung mengadakan Bedah Buku dan Diskusi Wawasan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional, Kamis (21/10/2021). Diskusi dengan nama program SARKEM (Sarasehan Seni dan Kebudayaan Manusia) membedah buku karya Clifford Geertz yang berjudul Agama Jawa (Religion of Java) dilaksanakan di Sanggar 2 Pramuka UIN SATU Tulungagung.  Mohammad Harun selaku Ketua Dewan Racana 03-113 menyampaikan, diskusi seperti ini adalah kegiatan yang penting untuk terus menerus diagendakan. Selain memperoleh ilmu baru juga melatih keberanian berbicara. "Banyak yang ingin ikut kegiatan ini tapi terhalang dengan berbagai hal, hal itu dalam dunia Pondok Pesantren sering disebut Uduk Jatahe (bukan kesempatannya). Jadi kita yang dapat mengikuti kegiatan seperti ini harus bersyukur dengan nikmat waktu dan nikmat kesempatan...

DWARAPALA : Sadar Ataukah Hilang? Melacak Jejak Spiritualitas IAIN Tulungagung.

Gambar
  PROLOG Narasi tentang kampus merupakan hal yang kerap kali kita jumpai. Dari eksistensi maupun berbagai macam informasi yang menarik didalamnya. Namun, tak hanya itu saja. Dibalik eksistensi kampus juga terkandung makna yang mendalam didalamnya. Seperti, IAIN Tulungagung yang mengklaim dirinya sebagai kampus "Dakwah dan Peradaban". Sebagaimana hal tersebut terjadi. Tentu hal ini tidak lepas dari esensi dan rangkaian simbol yang dimanifestasikan kampus tersebut. Apakah hal itu adalah gimix semata ataukah hal ini benar-benar menjadi tanda yang mempengaruhi makna yang terkandung didalamnya? Pemantik 1: Cak Nawawi (M. Lutfi Nawawi) Pemantik 2: Cak Toriq (M. Thoriq Miftahudin)              Keberadaan kampus adalah lembaga pengembangan ilmu pengetahuan akademik bagi para mahasiswa dalam mencari ilmu. Tentu, hal itu tidak lepas dari fasilitas dan berbagai macam instrumen simbolis yang mengirinya. Kampus UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung misaln...